Skip to main content

Pengaruh Riwayat Pembayaran Terhadap Pengajuan Kartu Kredit Anda


Apakah Anda selalu membayar tagihan Anda tepat waktu?
Pembayaran tagihan yang selalu tepat waktu akan membuat riwayat pembayaran yang baik pula yang pada akhirnya akan sangat mempengaruhi keputusan pengajuan kartu kredit Anda.

Selain akan meningkatkan nilai skor kredit Anda, riwayat pembayaran yang baik sangat berpengaruh terhadap riwayat kredit (BI Checking) Anda


Riwayat Kredit (BI Checking)

Pernah dengar istilah informasi debitur individual (IDI) historis Bank Indonesia?
IDI adalah produk dari sistem informasi debitur (SID) berupa laporan yang isinya adalah data-data debitur dan lainnya, seperti fasilitas kredit yang pernah diambil, agunan yang pernah dijaminkan, bank atau lembaga pembiayaan yang pernah dipilih, dan sebagainya. 
‘Historis’ yang ada di IDI ini adalah data kualitas pembayaran fasilitas kredit yang Anda miliki selama 24 bulan terakhir. Intinya, IDI historis atau BI checking itu semacam rapor baik buruknya riwayat kredit Anda sebagai debitur.


IDI historis ada bukan karena tanpa alasan. Manfaatnya nyata bagi semua pihak.
1. Pihak pemberi kredit (kreditur)
  • Membuat analisa kredit lebih akurat dan sistematis. Proses kredit pun jadi lebih mudah dan cepat.
  • Kualitas keputusan persetujuan kredit jadi semakin baik.
  • Mengurangi jumlah risiko kredit bermasalah. Dengan kata lain, membantu kreditur mengetahui apakah penerima kredit termasuk pihak yang bertanggung jawab dalam melunasi utang atau tidak.
  • Meningkatkan kualitas penyaluran kredit, otomatis penyaluran kredit menjadi semakin efisien.
2. Pihak penerima kredit (debitur)

  • Kualitas pembayaran yang baik terlihat dari riwayat kredit. Hal ini sudah hampir menjamin bahwa kredit yang diajukan semakin mudah dan cepat untuk diproses.
  • Kalau reputasi kreditnya bagus, akses debitur ke berbagai lembaga keuangan pun makin luas.
  • Berguna sebagai bukti dan alat kontrol kalau debitur terbukti sebagai orang yang bertanggung jawab dalam membayar utang. 
  • Kalau ada laporan yang salah pun langsung dapat diminta pertanggung jawabannya ke pihak pelapor (alias Kreditur).

Pada proses pengajuan kartu kredit, Bank akan selalu melakukan BI Checking terhadap setiap profil calon nasabah. Bank akan memperhatikan kelancaran pembayaran pinjaman nasabah atau dikenal dengan istilah kolektibilitas. Kolektibilitas merupakan gambaran kondisi pembayaran pokok dan bunga pinjaman serta tingkat kemungkinan pelunasan pinjaman. Jadi bank akan menggunakan kolektibilitas sebagai panduan keputusan apakah akan menyetujui aplikasi Anda atau tidak
BI memberikan skala 1 sampai dengan 5 pada IDI Historis masing-masing nasabah yang ditentukan dari baik dan buruknya Anda dalam menyelesaikan kredit yang pernah dimiliki. Kredit tersebut bisa datang dari pembayaran tagihan kartu kredit, kredit kepemilikan rumah, kendaraan bermotor, kredit tanpa agunan, dan kredit lainnya yang melibatkan lembaga perbankan dan keuangan resmi.

Berikut adalah skor performa kredit (kolektibilitas) menurut urutan BI.
  1. Skala 1 = kredit lancar 
  2. Skala 2 = Kredit Dalam Perhatian Khusus (DPK). Yaitu kredit yang tidak lancar selama 1-2 bulan.
  3. Skala 3 = Kredit Tidak Lancar, yaitu kredit tidak lancar selama 3-6 bulan.
  4. Skala 4 = Kredit Diragukan, yaitu kredit tidak lancar yang sudah jatuh tempo tapi belum juga diselesaikan oleh debiturnya.
  5. Skala 5 = Kredit Macet, yaitu usaha pengaktivan kembali kredit tidak lancar namun tetap gagal.


Pengaruh kolektibilitas terhadapap pengajuan kartu kredit
  • Jika status kolektibilitas kredit Anda lancar, maka kemungkinan besar pengajuan kartu kredit Anda akan disetujui
  • Jika status kolektibilitas Anda dalam perhatian khusus, pengajuan kartu kredit Anda bisa diproses namun pihak bank akan meninjau dengan seksama penyebab tunggakan pembayaran kredit Anda, jika penyebabnya masih bisa diterima oleh bank maka kemungkinan pengajuan kartu kredit Anda akan disetujui, tapi jika penyebabnya tidak bisa diterima oleh bank maka aplikasi kartu kredit Anda akan ditolak
  • Jika status kolektibilitas Anda tidak lancar, diragukan, atau macet maka bisa dipastikan pengajuan kartu kredit Anda akan ditolak

Semoga bermanfaat,
Toro / CC Adviser / 0878 8398 7289